Home » » DASAR-DASAR ILMU FALAQ Bag 4 (Mengetahui Hari Permulaan Bulan Dalam Tahun Hijriyah Metode 2)

DASAR-DASAR ILMU FALAQ Bag 4 (Mengetahui Hari Permulaan Bulan Dalam Tahun Hijriyah Metode 2)

Written By Unknown on Senin, 17 November 2014 | 19.40



Mengetahui Hari Permulaan Bulan Dalam Tahun Hijriyah Metode 2
 
1.       Ambil  tahun yang ingin diketahaaui permulaannya, lalu bagi dengan angka 8, sampai tersisa 8 atu kurang dari delapan.
2.       Temukan sisa dari pembagian 8 tersebut dengan huruf tahun berikut ini :
ود ا هجزدب
3.       Kemudian angka huruf tahun dijumlahkan  dengan angka huruf bulan yang terdapat dalam kalimat berikut ini:
زبجه وابده زاج
4.       Jumlah dari angka huruf tahun dan huruf bulan tersebut dikurang 7.
5.       Hitung sisa dari pengurangn angka 7 tersebut mulai dari hari SELASA, itu permulaan tahun baru hijriyah yang hendak diketahui.
6.       Begitu juga untuk mengetahui awal pada tiap-tiap bulan ditahun hijriyah, yaituangka huruf tahun ditambah dengan engka huruf bulan dikurang 7, sisanya hitung mulai dari hari Selasa.


Table sisa pembagian 8 dan huruf pertemuannya serta angka yang terdapat di dalam huruf tersebut, serta angka huruf bulan.



Untuk mengetahui awal bulan Shafar adalah :
Sisa                                                                      :               2
Pertemuan huruf tahunnya                      :               د  (Dal)
Angka bilangnnya                                          :               4
Huruf bulan Shafar                                        :               ب (ba)
Angka bilangannya                                        :               2
Huruf tahun 4 + huruf bulan 2                  =  6, hitung mulai Selasa, jadi awal hari bulan Shafar adalah hari AHAD
Catatan penting :
1.       Jika terjadi perbedaan hari awal tahun dari kedua metode tersebut, maka ambillah hari yang kedua. Karena hilal bulan dibawah 2˚ dari ufuk. Seperti yang terjadi pada tahun 1410 H.
2.       Berdasarkan metode hisab 1hari awal tahun adalah Kamis, sedangkan menurut metode hisab 2 hari awal tahun adalah Jum’at, maka yang diambil adalah Jum’at.
 

Share this article :

0 komentar:

Posting Komentar